7 Jul 2012

The Last Class

The Last Class
Based on True Story
By: Hexacrown

          
Hal ini berawal mungkin sekitar satu setengah tahun yang lalu. Saat kami harus mengucapkan kata perpisahan kepada salah satu guru, dan harus bertemu dengan guru baru yang sebenarnya sudah mengajar jauh sebelum guru kami. Sebut saja namanya Mr.Rudi. Beliau merupakan guru TIK yang misterius pada awalnya. Wajahnya yang tenang dengan kumis sebagai ciri khasnya, cara berjalannya yang tegak, sifatnya yang pendiam, membuat kami sedikit merasa takut. Kami bahkan khawatir kalau beliau akan mengintimidasi kami. Akan tetapi, salah satu guru yang dekat dengan kami, dan merupakan teman baik Mr.Rudi, mengatakan bahwa Mr.Rudi merupakan guru yang sangat baik. Kami pun setuju untuk diajarkan oleh beliau.

            Hari demi hari berlalu, dan akhirnya tibalah hari Kamis, hari dimana pelajaran TIK dimulai. Kami memasuki ruang tersebut dengan hening. Akan tetapi, saat beliau berbicara, entah mengapa, timbul rasa hangat di hati kami. Beliau berbicara dengan lembut dan ramah, hal yang sangat jauh dari imajinasi kami. Tak terasa, pelajaran selesai, beberapa murid sudah merasa dekat dengan beliau. Kami bahkan menantikan esok hari, untuk belajar bersamanya kembali.
           
            Kami pun akhirnya menjadi dekat dengan beliau. Imajinasi liar dan prasangka kami merupakan hal yang sangat bodoh karena semuanya itu hanyalah khayalan belaka. Beliau begitu berbeda dari guru-guru kebanyakan. Beliau tidak hanya mengajar, tapi juga memberikan rasa peduli kepada siswa-siswi nya. Kami bahkan sudah menganggapnya sebagai sesosok ayah di sekolah. Pelajaran yang diberikannya merupakan pelajaran yang ditunggu-tunggu oleh kami. Bukan hanya itu, diluar jam pelajaran, kami dengan Mr.Rudi dan guru-guru lain tetap berkomunikasi layaknya keluarga baru di sekolah.

            Waktu terus berlari begitu cepat. Kami memasuki semester terakhir di kelas dua. Hal yang tak terduga pun datang bagaikan kilat yang menyambar. Desas-desus yang beredar bahwa beliau tidak mengajar lagi di tahun ajaran baru. Desas-desus bahwa hal tersebut dikarenakan atasan yang mengeluarkan beliau. Desas-desus bahwa kami semua akan diajarkan oleh seorang guru baru “lagi” yang pastinya akan sangat sulit untuk kami terima. Desas-desus tersebut membuat kami putus asa dan terjun ke dalam duka.

            Kami semua berharap dan terus berharap bahwa hal tersebut akan tetap menjadi desas-desus. Hingga waktu menuju kenyataan tiba. Kelas terakhir, menit-menit terakhir belajar bersamanya. Beliau berdiri di depan dengan tegaknya, mengingatkan kami pada awal kami berjumpa, mengingatkan kami betapa putus asanya kami ingin mengulang hal tersebut. Beliau mengatakan hal yang tidak ingin kami dengar, kata-kata yang akan menusuk hati kami.

            Kami mengingat kata-katanya dengan jelas. Beliau berkata, “Mungkin Bapak gak akan ngajar kalian lagi di tahun ajaran baru. Bukan berarti Bapak nelantarin kalian, Bapak cuma ingin yang terbaik buat kalian. Kita juga masih bisa ketemu kok. Kalian akan diajar sama guru baru. Meskipun demikian, kalian harus bisa berbaur sama guru tersebut. Kalian harus baik sama guru baru tersebut. Bapak doain semoga kalian bisa sukses nantinya.”

            Kata-kata yang penuh dengan rasa kepedulian. Meski beliau mengalami masa sulit, beliau tetap tegar dan mengajarkan kami hal-hal lain yang berguna selain TIK, mengajari kami begitu banyak hal yang tak dapat diuraikan dengan kata-kata. Beliau telah mengajari kami arti kehidupan.

            Kelas terakhir. Kelas Terakhir. Kami akan selalu mengingatnya, baik dalam senyum maupun air mata. Mungkin kami masih bertemu, berbicara, dan bercanda tawa dengan beliau. Namun, kami akan tetap menyimpan memori indah saat kami belajar bersamanya.

            Kami tidak dapat membalas jasa-jasa beliau dan kasih sayang yang telah diberikan oleh beliau. Hanya doa dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya yang dapat kami berikan kepada beliau. Tanpa beliau, blog ini tidak akan pernah tercipta. Semoga Mr.Rudi akan selalu berbahagia dimanapun beliau melangkah. Terima kasih, Mr.Rudi :)





<And It Is Not The End>



           

Follow Us

Advertisment

http://1.bp.blogspot.com/__k1lsF3KXWk/TU8eyOsb9CI/AAAAAAAAAJk/zJ98vOEiZE4/s190/your_ad_here.png

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

© HexaCrown All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates